News Update

SGMW Multifinance Dapat Kucuran Kredit Rp1 Triliun dari BCA

Jakarta – PT SGMW Multifinance Indonesia memperoleh tambahan Pinjaman Kredit Jangka Panjang Berkelanjutan sebesar Rp1 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) guna mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan pada 2025. 

Perjanjian kerja sama fasilitas ini ditandatangani pada Jumat (13/12), berlokasi di Menara BCA, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta Pusat. 

Adapun, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia Alan Wang dan Senior Vice President Group Corporate Banking, Transaction, and Finance BCA Denny Haryanto.

Baca juga : SGMW Multifinance Indonesia Peroleh Fasilitas Kredit Rp170 Miliar dari Deutsche Bank

“Penandatanganan fasilitas dari BCA merupakan bukti komitmen yang sangat kuat dari PT SGMW Multifinance Indonesia terhadap kegiatan pembiayaan otomotif merek Wuling dan MG di pasar Indonesia yang saya yakini merupakan pasar yang akan terus bertumbuh secara positif,” kata Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia Alan Wang, dikutip Sabtu, 14 Desember 2024.

Menurutnya, dengan adanya tambahan fasilitas dari BCA ini, maka membuktikan bahwa PT SGMW Multifinance telah memperoleh kepercayaan yang bertambah besar dari industri perbankan, khususnya dari BCA sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia. 

Baca juga : SGMW Multifinance Indonesia Peroleh Fasilitas Kredit Rp170 Miliar dari Deutsche Bank

Diketahui, sejak tahun 2019, BCA telah memberikan dukungan dan komitmen yang kuat bagi pertumbuhan bisnis PT SGMW Multifinance.

PT SGMW Multifinance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan mobil milik SAIC Motor HK yang terfokus melayani merk Wuling dan Morris Garage (MG) dengan menyediakan pembiayaan kepada dealer-dealer Wuling dan MG dan juga pembiayaan dengan cara angsuran kepada konsumen-konsumen retail. 

Pemegang saham PT SGMW Multifinance Indonesia terdiri dari SAIC Motor HK Investment Limited, PT SGMW Motor Indonesia, General Motor Financial Inc dan PT Sinarmas Multiartha Tbk, yang secara kolektif telah melakukan investasi sebesar Rp600 miliar dalam bisnis ini.  (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

2 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

16 hours ago