media gathering astra financial
Bandung – PT Astra Auto Digital dengan merek SEVA mencatatkan penjualan 3.500 unit mobil di kuartal I-2024. Jumlah ini melonjak 25 persen atau 2.800 unit mobil dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Adapun, Gross Merchandise Value (GMV) penjualan unit mobil mencapai Rp 1,6 triliun, meningkat 32% dari Kuartal 1 2023 senilai Rp 1,2 triliun.
CEO SEVA Handoko Liem mengatakan, kinerja positif yang diraih perseroan tak terlepas dari beragam kemudahan fitur Instant Approval yang memberikan kejelasan persetujuan kredit dalam waktu kurang dari 30 menit bagi konsumen, terutama bagi mereka yang melakukan pembelian mobil pertama mereka secara online.
Baca juga: SEVA Hadirkan Fitur Pengurusan Surat Kendaraan Secara Online
Lanjutnya, sebagai platform pencarian mobil yang mengedepankan finance-first, menghadirkan tiga fitur unggulan, yakni car discovery, loan calculator, dan instant approval.
“Harapannya, konsumen yang ingin membeli mobil untuk pertama kalinya dapat mendapatkan pengalaman membeli mobil secara online dengan mudah, aman dan nyaman,” katanya, dikutip Sabtu, 22 Juni 2024.
Ia merinci, berdasarkan data penjualan SEVA, konsumen menunjukkan minat yang lebih tinggi pada kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) dari Toyota dan Daihatsu, yaitu: Toyota New Calya, Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Daihatsu Sigra.
Baca juga: Pasar Mobil Lesu, Laba Bersih ACC Naik Tipis di Kuartal I-2024
Sebagai bagian dari ekosistem Astra Financial SEVA terintegrasi dengan layanan keuangan dari Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF) serta asuransi dari Garda Oto (Asuransi Astra).
SEVA menyediakan berbagai merk mobil dari brand Astra dan mitra terpercaya, yaitu: Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, dan Hyundai.
Melalui kampanye #UdahSaatnyaPunyaMobil, SEVA memberikan edukasi bagi konsumen mengenai keamanan dan kenyamanan berkendara mobil dengan keluarga, terutama untuk perjalanan jarak jauh maupun untuk berusaha. (*)
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More