Ilustrasi: Setoran pajak November 2025 turun. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak sebesar Rp1.634,4 triliun hingga November 2025, atau 78,7 persen dari outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 3,21 persen dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak pada November 2024 yang tercatat sebesar Rp1.688,6 triliun.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan realisasi penerimaan negara hingga November 2025 mencapai Rp2.351,5 triliun atau sekitar 82,1 persen dari outlook APBN 2025 yang sebesar Rp2.865,5 triliun.
Baca juga: Purbaya Lapor APBN Defisit Rp560,3 Triliun di November 2025
Baca juga: Soal Fatwa Pajak Berkeadilan MUI, DPR Bakal Panggil Menkeu Purbaya
“Realisasi APBN menunjukkan kinerja yang tetap terjaga, pendapatan negara telah mencapai Rp2.351,5 triliun atau 82 persen dari outlook dengan penerimaan perpajakan yang tetap menjadi kontributor utama,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis, 18 Desember 2025.
Secara rinci, penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp1.903,9 triliun atau sekitar 79,8 persen dari target. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama 2024 yang sebesar Rp1.946,4 triliun.
Penerimaan perpajakan tersebut termasuk di antaranya penerimaan pajak sebesar Rp1.634,4 triliun. Kemudian, kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp269,4 triliun, atau mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp257,7 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia HUBUNGAN romantis nyaris tidak pernah runtuh… Read More
Poin Penting Spin-off UUS memasuki fase krusial menjelang tenggat akhir 2026 sesuai POJK No.11/2023, dengan… Read More
Poin Penting KPK menggelar OTT di Kanwil DJP Jakarta Utara, mengamankan delapan orang beserta barang… Read More
Komisi Kejaksaan Republik Indonesia mencatat telah menangani 29 perkara yang menarik perhatian publik sepanjang 2025.… Read More
Poin Penting Adira Finance Syariah meluncurkan Hasanah, produk pembiayaan Haji Plus berbasis prinsip syariah untuk… Read More
Poin Penting Loyalitas nasabah jadi kunci daya saing BPR, dengan dua faktor utama: kenyamanan layanan… Read More