News Update

Setelah Tutup 97 Gerai, KFC Tunda Bayar Gaji dan THR Karyawan

Jakarta – PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) mengumumkan bahwa kasus pandemi virus Corona (COVID-19) telah mempengaruhi operasional perusahaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini sudah sebanyak 97 gerai KFC yang ditutup, seiring berhentinya aktifitas mal/plaza di berbagai kota Indonesia.

“Selebihnya, semua gerai Perseroan masih tetap beroperasi dengan menutup dine-in dan tetap melayani pelanggan untuk pesanan take-away, layanan pengantaran online (ojol), home delivery dan drive-thru,” kata Direktur PT Fast Food Indonesia, Dalimin Juwono, dalam keterbukaan informasi, Minggu, 3 Mei 2020.

Pihaknya juga menyampaikan telah disepakati suatu perjanjian bersama antara Perseroan dengan serikat pekerja PT Fast Food Indonesia, Tbk sehubungan dampak COVID-19 terhadap perusahaannya.

Perseroan mengupayakan tidak terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja kepada Para Pekerjanya.

Namun untuk Para Pekerja Perseroan yang bekerja, maka disepakati untuk melaksanakan penyesuaian beban upah selama periode wabah Covid-19.

Penyesuaian beban upah tersebut dilakukan dengan mekanisme penurunan dan penundaan beban upah yang bervariasi dengan penurunan terbesar di tingkat manajemen senior ke atas.

Selain itu telah disepakati untuk melaksanakan penyesuaian pembayaran THR dengan mekanisme penurunan dan penundaan pemberian THR yang bervariasi dengan penurunan terbesar di tingkat manajemen senior ke atas.

Perseroan pun menerapkan kebijakan penjadwalan kerja dan merumahkan sebagian Pekerjanya dengan berbagai ketentuan.

“Untuk Pekerja yang masuk bekerja di Store Level tidak dikenakan pemotongan upah namun dikenakan penundaan sebagian kecil pembayaran upah. Untuk Pekerja Store Level dirumahkan akan menerima pemotongan upah dan penundaan sebagian kecil pembayaran upah.” Tutupnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

50 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

2 hours ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

2 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

3 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

4 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

5 hours ago