Keuangan

Setelah IPO, Group Akseleran (AKSL) Optimis Catat Laba hingga Rp165 M di 2024

Jakarta – PT Akselerasi Usaha Indonesia Tbk (AKSL) setelah mengumumkan rencana penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) menargetkan proyeksi keuntungan di tahun 2024 mencapai Rp150-165 miliar.

Group CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, bahwa jika dilihat secara akumulatif, Akseleran terus menunjukkan kinerja yang terus membaik. Hal ini terlihat dari EBITDA margin di 2022 yang minus 26%.

“Artinya kalau kita bisa increase revenue by 30% tanpa increation opex (operational expenditure) kita udah positif, makanya kita yakin banget kuartal IV udah positif,” ucap Ivan kepada media usai Public Expose di Jakarta, 3 Juli 2023.

Baca juga: Siap IPO, Group Akseleran (AKSL) Incar Dana Rp358 Miliar

Kemudian, tujuan penggunaan dana IPO yang salah satunya adalah untuk mengakuisisi PT Pratama Interdana Finance (PFI) juga akan mendorong kinerja penyaluran dan keuangan Akseleran ke depannya.

“Dengan adanya IPO ini untuk men-transform kinerja penyaluran dan kinerja keuangan kita tadi buat beli multifinance mudah-mudahan kita bisa, as soon as posible sisanya target kita Agustus-September, end off Oktober,” imbuhnya.

Adapun, terkait dengan pembagian dividen, Ivan menjelaskan saat ini laba ditahan perusahaan masih mengalami minus 70%. Sehingga, agenda pembagian dividen baru akan terealisasi pada 2025 setelah perusahaan mampu mencatatkan laba.

“Kita sebenarnya punya proyeksi internal bisa profit sekitar Rp150-165 miliar, artinya 2024 bisa segitu, kita udah nutupin kumulatif rugi berjalan, 2025 bisa bagi dividen,” ujar Ivan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

18 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

31 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

34 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

44 mins ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

49 mins ago

BGN Sebut 21.801 Motor untuk SPPG Belum Dibagikan, Ini Alasannya

Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More

1 hour ago