Categories: AnalisisHeadline

Setelah Bersih-Bersih BUMN, Babak Baru Kompetisi Bank BUMN

KURSI direksi dan komisaris perusahaan-perusahaan pelat merah masih memanas. Mereka yang habis masa jabatannya dan kinerjanya jeblok, bersiap-siaplah untuk dicopot oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, yang telah memberi ultimatum agar pengurus perusahaan BUMN bekerja dengan benar. Erick memastikan masih akan merombak pengurus BUMN hingga akhir 2020.

Sejak November 2019 hingga Februari 2020, Kementerian BUMN sudah merombak pengurus 16 perusahaan, di antaranya Garuda Indonesia, Pertamina, Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan empat bank pelat merah. Sebelumnya, Erick sudah melakukan bersih-bersih di Kementerian BUMN dengan mengganti sekretaris dan semua deputi menteri BUMN.

Sambil merombak pengurus BUMN, Erick harus memadam-kan “api” yang menghanguskan kinerja keuangan beberapa perusahaan BUMN, seperti Asuransi Jiwasraya yang mengalami negative net worth dan insolvent, Asabri yang brankas investasinya ludes hingga Rp10 triliun, dan Krakatau Steel yang tertimbun utang dan merugi sejak 2012. Selain itu, masih ada sejumlah perusahaan BUMN “duafa” lain yang pada 2018 masih merugi dan merugi, seperti PAL Indonesia, Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, Industri Gelas, Indofarma, Varuna Tirta Prakasya, Kertas Kraft Aceh, Perum Bulog, Pertani, dan Sang Hyang Seri.

Lalu, ke mana BUMN akan dibawa Erick Thohir? Sepak terjang Erick membenahi BUMN diulas tuntas dalam majalah Infobank Edisi Maret 2020. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

3 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

6 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

12 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

14 hours ago