Jakarta – PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) akan melakukan pembagian dividen sebesar Rp398,45 miliar atau Rp100 per saham. Jumlah dividen setara 128% dari total perolehan laba bersih perseroan tahun 2022 yang sebesar Rp310,72 miliar. Pembagian dividen ini akan menjadi yang pertama bagi perseroan setelah 10 tahun “puasa dividen”.
Pembagian dividen tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Clipan Finance yang digelar hari ini, Kamis, 22 Juni 2023.
Direktur Utama Clipan Finance, Harjanto Tjitohardjojo mengungkapkan, pembagian dividen tahun buku 2022 dilakukan degnan beberapa pertimbangan. Sebut saja posisi laba ditahan CFIN yang mencapai Rp3,7 triliun, rasio return on equity (ROE) yang diyakini akan jauh membaik, hasil kinerja laba tahun buku 2022, dan proyeksi pertumbuhan bisnis Clipan Finance 2023 yang masih optimis.
“Dengan pembagian dividen saat ini, mengisyaratkan bahwa saham CFIN liquid dan menarik untuk menjadi pilihan investasi. Di mana setelah 10 tahun tidak ada pembagian dividen,” ujar Harjanto kepada Infobanknews.
Sekadar informasi, pembiayaan Clipan Finance hingga Mei 2023 secara year to date tumbuh 30%, atau di atas rata-rata pertumbuhan industri. Penyaluran pembiayaan baru per Mei 2023 mencapai Rp3,5 triliun. Perseroan optimis bisa merealisasikan target pembiayaan yang dibidik sebesar Rp9 triliun hingga akhir 2023.
“Arahan dari pemegang saham untuk tetap tumbuh sehat agar bisa membukukan profit yang lebih baik lagi,” ujar Harjanto. (*) Ari Astriawan
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More
Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More
Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More