Jakarta– Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Doni Monardo menyatakan, pada awal pandemi covid 2020 lalu Pemerintah Indonesia sempat mengalami kehabisan reagen PCR pada bulan April 2020.
Doni mengatakan, hal tersebut wajar terjadi di negara manapun saat menghadapi pandemi baru di dunia. Doni bahkan menyebut, kehabisan reagen tersebut sempat menghambat proses pengetesan spesimen untuk menemukan kasus Covid-19.
“Reagen PCR yang pada pertengahan April itu nyaris habis. Bukan nyaris habis, habis sama sekali,” kata Doni saat video conference Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 Hari ke-4 di Jakarta, Selasa 9 Maret 2021.
Namun, Doni mengatakan, Indonesia sempat dibantu oleh negara lain seperti Korea Selatan dan di China untuk pengetesan Covid-19. “Tapi kerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan sejumlah Dubes kita di Korea Selatan dan juga China, itu memberikan bantuan yang luar biasa,” tambah Doni.
Dirinya juga menjelaskan, kebijakan Pemerintah juga sempat berubah-ubah dalam penentuan kebijakan penanganan covid, salahsatunya saat penerapan masker bagi orang sehat. Menurutnya, berubah-ubahnya kebijakan tersebut lantaran kebijakan dari World Health Organization (WHO) yang juga ikut berubah terkait virus baru covid-19.
“Kemudian juga kita juga belum tahu musuhnya seperti kegiatan banyak negara bimbang. Bahkan WHO sendiri kebijakannya berubah-ubah,” ucap Doni. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More