Selain itu, kata dai, akhir bulan ini juga akan menerima kunjungan Presiden Perancis, kemudian dalam waktu dekat akan menerima pimpinan Qatar. Kemudian, ada juga permintaan dari beberapa negara-negara lainnya untuk berkunjung ke Indonesia.
Hal ini, menunjukkan bahwa stabilitas politik dan ekonomi Indonesia dalam mata perspektif dunia bagus. “Inilah yang perlu dijaga. Bahwa demokrasi kita ada perbedaan tidak bisa dipungkiri. Tetapi ini baik buat kita,” tambah Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung.
Pertemuan Presiden Jokowi dengan SBY diakui Seskab merupakan pertemuan para tokoh yang dilakukan secara terbuka oleh Presiden. “Mudah-mudahan memberikan sinyal positif bagi siapapun. Karena apapun Presiden Jokowi dan juga Pak SBY, presiden selama 10 tahun, tentunya ada beberapa pekerjaan yang bersinggungan di dalam pemerintahan itu,” paparnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More