Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (4/7) ditutup dengan melanjutkan penguatannya sebesar 0,61 persen ke level 7.240,76 dari dibuka pada level 7.196,62.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 12,06 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 641 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,92 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 203 saham terkoreksi, sebanyak 332 saham menguat dan sebanyak 240 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Simak! 5 Strategi Investasi untuk Hadapi Pasar Saham yang Lesu
Pada sesi ini, seluruh sektor ditutup dengan mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor teknologi menguat 1,87 persen, didukung oleh saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang menguat sebesar 3,85 persen dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 6,57 persen.
Lalu, sektor lain yang mengalami peningkatan adalah sektor siklikal menguat 0,99 persen, sektor transportasi menguat 0,84 persen, sektor keuangan menguat 0,77 persen, sektor non-siklikal naik 0,63 persen, dan sektor industrial menguat 0,55 persen.
Kemudian, sektor properti dan sektor energi menguat 0,47 persen, sektor bahan baku menguat 0,40 persen, sektor kesehatan turun 0,28 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,10 persen.
Baca juga: MAMI Ungkap 5 Kiat Investasi ketika Pasar Bergejolak, Apa Saja?
Di sisi lain, mayoritas indeks bursa Asia terpantau menguat, terlihat dari Nikkei 225 Index Tokyo yang naik 0,93 persen, diikuti Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,11 persen, Straits Times Index Singapore naik 0,61 persen.
Selanjutnya, Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami pelemahan 0,95 persen. Sementara, hanya Shanghai Composite Index Shanghai yang melemah 0,46 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More