Ekonomi dan Bisnis

Serikat Pekerja Pos Indonesia : Solusi Cuma Satu, Ganti Direksi!

Jakarta – Ratusan karyawan PT Pos Indonesia (Persero) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPI-KB) berdemo di depan Kementerian BUMN, Jakarta. Mereka menuntut Menteri BUMN Rini Soemarno mengganti jajaran direksi PT Pos Indonesia.

SPPI-KB mengutarakan, pergantian direksi menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi kondisi PT Pos Indonesia yang tertekan.

“Ganti, ganti, ganti direksi. Ganti direksi sekarang juga,” teriak pendemo di depan gerbang Kementerian BUMN, Rabu, 6 Februari 2019.

Karyawan PT Pos Indonesia yang berasal dari berbagai wilayah menyatakan ketidakpuasannya atas kinerja jajaran direksi perseroan. Keterlambatan pembayaran gaji hingga uang lembur yang tidak dibayarkan menjadi salah satu alasan. Dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa alasan yang jelas juga dipersoalkan.

“Jajaran direksi yang ada sekarang juga tidak bisa menjalankan tata kelola perusahaan yang baik. Sudah tiga tahun ini, hak-hak kita mulai dikurangi, sering terlambat, biaya lembur kita tidak dibayar. Kita lihat perkembangannya, tata kelola ini semakin tidak baik. Ini dibuktikan dengan terlambatnya gaji karyawan bulan kemarin,” kata Sekretaris Jendral SPPI-KB Hendri Joni.

Dia menambahkan, demonstrasi ini juga merupakan bentuk kecintaan mereka kepada PT Pos Indonesia. Saat ini kondisi Pos Indonesia mengkhawatirkan. Kinerja operasional dan keuangannya mengalami tren penurunan sejak 2016.

Maka itu, massa menuntut pemegang saham, dalam hal ini pemerintah melalui Kementerian BUMN, untuk merombak para pimpinan direksi agar kinerja PT Pos Indonesia bisa membaik.

Usai perwakilan massa diterima Kementerian BUMN, massa belum puas. Massa pun melanjutkan aksinya ke Istana Negara.(Ari A)

Risca Vilana

Recent Posts

MK Putuskan Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara, Ini Respons KPK

Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More

1 hour ago

OJK Blokir 33.252 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat EDD

Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More

2 hours ago

OJK: 53 Penawaran Umum dalam Pipeline, 15 di Antaranya Siap IPO

Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More

2 hours ago

Marak Joki Coretax di Medsos, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya

Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More

3 hours ago

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

4 hours ago

IHSG Dibuka Rebound, Balik Lagi ke Level 7.000

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More

5 hours ago