Ekonomi dan Bisnis

Serbu! AirAsia Tebar Promo Tiket Gratis Rute Internasional, Begini Cara Dapatnya

Jakarta – Maskapai penerbangan AirAsia kembali menghadirkan promo menarik dengan menawarkan kursi gratis dan penerbangan hemat ke berbagai destinasi internasional.

“Kursi GRATIS* datang lagi. Periode promo hingga 25 Oktober 2023. Jangan lupa save & share karena ini promo kursi gratis terakhir di tahun ini,” tulis akun resmi AirAsia @flyairasia.id, dikutip 17 Oktober 2023.

Promo kursi gratis ini bisa didapatkan untuk beberapa destinasi ke berbagai rute internasional. Selain itu, pelanggan juga bisa memperoleh kursi gratis sehingga terbang dengan biaya Rp 0 dari kota-kota tertentu.

Baca juga: Traveling jadi Gaya Hidup Milenial, Perbankan Kecipratan Untung

Adapun, melansir unggahan resmi AirAsia dibawah ini adalah daftar destinasi untuk promo kursi gratis dengan biaya Rp0 : 

  1. Jakarta ke Singapura dan Kuala Lumpur.
  2. Bali ke Kuala Lumpur.
  3. Medan ke Kuala Lumpur dan Penang.
  4. Pekanbaru ke Kuala Lumpur.
  5. Kertajati ke Kuala Lumpur.
  6. Padang ke Kuala Lumpur.

Cara Mendapatkan Kursi Gratis

Untuk bisa mendapatkan promo kursi gratis AirAsia tersebut bisa melakukannya melalui situs resminya yaitu airasia.com. Adapun pembeli juga bisa mendapatkan promo tersebut melalui aplikasi resminya yaitu Superapp.

  1. Buka airasia.com atau aplikasi airasia Superapp
  2. Pilihlah Rute Luar Negeri sesuai periode terbang (4 Maret 2024 – 19 Maret 2025)
  3. Remove check-in bagasi apabila tidak diperlukan sehingga biaya bagasi Rp 0
  4. Apabila kuota di rute dan tanggal tersebut masih tersedia, maka secara otomatis akan mendapatkan promo kursi gratis ini.

Sebagai informasi, promo hanya berlaku khusus rute internasional. Tidak termasuk biaya pajak bandara, biaya tambahan bahan bakar, dan biaya lain yang berlaku.

Baca juga: Barang Hilang Saat Traveling, 5 Hal Ini yang Harus Dilakukan

Destinasi Tiket Promo Hemat AirAsia 

Selain berburu tiket gratis, maskapai AirAsia juga menghadirkan promo tiket hemat ke berbagai destinasi di bawah ini :

  • Terbang dari Jakarta ke Penang mulai Rp 271.000-an
  • Terbang dari Jakarta ke Johor Bahru mulai Rp 55.000-an
  • Terbang dari Jakarta ke Bangkok mulai Rp 213.000-an
  • Terbang dari Jakarta ke Phnom Penh mulai Rp 274.000-an
  • Terbang dari Jakarta ke Perth mulai Rp 551.000-an
  • Terbang dari Bali ke Singapura mulai Rp 189.000-an
  • Terbang dari Bali ke Bangkok mulai 257.000-an Terbang dari Bali ke Perth mulai Rp 514.000-an
  • Terbang dari Medan ke Bangkok mulai Rp 101.000-an
  • Terbang dari Surabaya ke Kuala Lumpur mulai Rp 9.000-an
  • Terbang dari Surabaya ke Penang mulai Rp 52.000-an
  • Terbang dari Surabaya ke Johor Bahru mulai Rp 109.000-an

Untuk diketahui, harga tiket tersebut di atas merupakan harga sebelum pajak. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

15 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago