News Update

Sequis Life Luncurkan Produk Dwiguna, Ini Manfaatnya

Poin Penting

  • Sequis Life meluncurkan Sequis Future Saver Insurance, produk asuransi dwiguna dengan manfaat perlindungan jiwa sekaligus pengembalian premi
  • Manfaat Sequis Future Server di antaranya usia masuk fleksibel (1 bulan–75 tahun), tanpa pemeriksaan medis hingga manfaat akhir kontrak hingga 550 persen premi
  • Produk tersebut dipasarkan melalui kanal keagenan yang saat ini menyumbang lebih dari 50 persen pendapatan premi.

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) resmi meluncurkan produk asuransi dwiguna terbarunya, Sequis Future Saver Insurance.

Produk ini dirancang untuk memberikan kombinasi manfaat, yaitu perlindungan jiwa sekaligus manfaat pengembalian premi bagi nasabah.

President Director and CEO Sequis Life, Ted Margono mengungkapkan jika Sequis Future Saver Insurance dapat membantu keluarga Indonesia menjaga kelangsungan finansial melalui fleksibilitas rentang usia pendaftaran nasabah, mulai dari usia 1 bulan sampai 75 tahun.

“Dengan rentang usia masuk yang fleksibel, mulai dari 1 bulan hingga 75 tahun, produk ini dapat menjadi solusi perlindungan yang relevan pada berbagai tahap kehidupan,” ujar Ted, dalam keterangan resmi, Selasa, 23 September 2025.

Sequis Future Saver Insurance tersedia dengan jaminan penerbitan (guaranteed acceptance) tanpa pemeriksaan medis. Nasabah cukup membayar premi selama 5 tahun, dengan pilihan masa pertanggungan 15 atau 20 tahun, dan premi tahunan mulai dari Rp10 juta.

Baca juga: OJK Optimistis Premi Asuransi Umum dan Reasuransi Tumbuh hingga 8 Persen Akhir Tahun

Manfaat Sequis Future Saver Insurance

Manfaat utama dalam produk ini antara lain manfaat meninggal dunia hingga 500 persen dari premi yang disetahunkan, manfaat tambahan meninggal dunia hingga 25 persen dari premi yang disetahunkan, dan manfaat hidup tahunan berkala hingga 20 persen premi yang disetahunkan mulai akhir tahun ke-6.

Serta, manfaat akhir kontrak sebesar 550 persen dari premi yang disetahunkan bila tertanggung hidup hingga akhir masa pertanggungan.

“Jika terjadi risiko meninggal dunia pada tertanggung sebagai pencari nafkah maka keluarganya sebagai ahli waris dapat tetap bertahan hidup dan berkesempatan meningkatkan kesejahteraan karena manfaat meninggal dunia akan diberikan secara langsung dan sekaligus, tanpa menunggu masa pertanggungan berakhir,” jelas Ted.

Hal ini memungkinkan tersedianya dana yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga jangka panjang.

Di samping itu, Ted menerangkan, adanya manfaat hidup akan membantu menjaga kesejahteraan keluarga dan tersedia dana untuk pendidikan anak hingga ke jenjang tinggi.

Demikian juga, manfaat akhir kontrak akan diterima secara penuh dengan hasil yang pasti. Dengan adanya manfaat ini akan sangat mendukung perencanaan keuangan keluarga untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.

Baca juga: OJK Siapkan Aturan Baru Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Ini Bocorannya

“Misalnya, dapat digunakan untuk membeli aset. Dana ini juga dapat dimanfaatkan sebagai persiapan warisan, dan beragam tujuan lainnya,” imbuh Ted.

Sequis Future Saver Insurance akan dipasarkan melalui jalur keagenan. Kehadiran Sequis Future Saver Insurance diharapkan dapat memacu kinerja dan produktivitas para agen, serta berperan dalam literasi keuangan bagi masyarakat.

Saat ini, kanal keagenan telah berkontribusi melebihi 50 persen terhadap total portofolio pendapatan premi Perusahaan. Sequis Life memiliki lebih dari 7.000 agen pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Pertamina Angkat Bicara soal Kebakaran SPBE Bekasi, Pasokan LPG Dipastikan Aman

Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More

50 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1,25 Persen, Hampir Semua Sektor Bergerak Merah

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More

56 mins ago

Sensus Ekonomi 2026, BPS Kerahkan 116 Ribu Petugas

Poin Penting: BPS mengerahkan 116 ribu petugas untuk menjamin akurasi data dalam Sensus Ekonomi 2026.… Read More

1 hour ago

Komisi II Apresiasi Digitaliasi Bank Sumut, Layanan Makin Cepat dan Efisien

Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More

1 hour ago

Gempa M 7,6 Guncang Sulut Berpotensi Tsunami, BMKG Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More

2 hours ago

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026

Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More

3 hours ago