Kunjungan Wisman ke RI Capai 1,32 Juta Orang di Juni 2018
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia, disepanjang 2019 mencapai 16,11 juta kunjungan atau naik 1,88% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 15,81 juta kunjungan.
Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020 mengatakan, meski secara keseluruhan tahun 2019 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia meningkat, namun pada Desember 2019 kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 2,03% dibanding jumlah kunjungan pada Desember 2018.
“Sementara jika dibandingkan dengan November 2019, jumlah kunjungan wisman pada Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar 7,52%,” ujarnya.
Lebih lanjut Suhariyanto mengungkapkan, sedangkan untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Desember 2019 mencapai rata-rata 59,39% atau turun 0,36 poin bila dibandingkan dengan TPK Desember 2018 yang tercatat sebesar 59,75%.
“Jika dibanding TPK November 2019, TPK hotel klasifikasi bintang pada Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,81 poin,” paparnya.
Dirinya menyatakan, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Desember 2019 tercatat sebesar 1,76 hari, terjadi kenaikan sebesar 0,01 poin jika dibandingkan keadaan Desember 2018. (*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More