BRI Dukung Proyek Strategis Nasional Tol Desari
Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke 14 Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) menggelar gathering dengan konsep talkshow bertema “Human Resources Digital Transformation 4.0”.
Acara tersebut diselenggarakan di Brilian Center, Kantor Pusat Bank BRI Jakarta (22/01) dengan dihadiri Direktur Human Capital BRI Herdi Rosadi Harman dan SEVP Treasury & Global Services Bank BRI Listiarini Dewajanti. Listiarini menerangkan, aset kelolaan DPLK BRI meningkat 21% secara year-on-year (yoy) dari Rp10,97 triliun menjadi Rp13,27 triliun di akhir 2019.
“Untuk jumlah peserta DPLK BRI mengalami pertumbuhan sebesar 34% yoy di akhir 2019,” kata Listiarini melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 22 Januari 2020.
Tercatat, posisi Desember 2019, portofolio investasi DPLK BRI tersebar diantaranya sebesar 56,79% pada pasar uang, 38,38% pada pendapatan tetap, 1,38% pada saham, 2,81% pada pasar uang syariah dan 0,64% pada berimbang syariah.
“Dalam mengelola investasinya, DPLK BRI melakukan diversifikasi investasi ke instrumen yang dapat memberikan imbal hasil optimal dengan tetap memenuhi analisa kelayakan investasi yang memadai,” urai Listiarini.
Selain itu dalam rangka menghadapi era digital dan menyasar segmen milenial, pada tahun ini DPLK BRI sedang melakukan transformasi sistem berbasis digital yang sebelumnya SI-DPLK menjadi BRIFINE WEB dimana melalui sistem tersebut dapat memudahkan peserta DPLK BRI untuk melakukan pendaftaran, akses informasi, klaim dan merubah pilihan investasi secara online.
“DPLK BRI berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh peserta baik individu maupun korporat dengan tekad semua orang dapat berinvestasi. Hal tersebut sejalan dengan upaya peningkatan literasi investasi bagi masyarakat yang saat ini digaungkan oleh pemerintah,” pungkas Listiarini. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More
Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More
Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More
Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More
Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More