Kunjungan Wisman ke RI Capai 1,32 Juta Orang di Juni 2018
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia per Desember 2017 naik 3,03 persen dibanding jumlah kunjungan pada Desember 2016, yaitu dari 1,11 juta kunjungan menjadi 1,15 juta kunjungan.
Demikian juga, jika dibandingkan dengan December 2017, jumlah kunjungan wisman pada Desember 2017 mengalami kenaikan sebesar 8,00 persen. Adapun pernyataan tersebut seperti disampaikan Kepala BPS Suhariyanto, di Jakarta, Kamis, 1 Januari 2018.
Menurutnya, sepanjang tahun 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia tercatat mencapai 14,04 juta kunjungan atau mengalami kenaikan sebesar 21,88 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada tahun 2016 yang berjumlah 11,52 juta kunjungan.
Dia mengungkapkan, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Desember 2017 mencapai rata-rata 59,53 persen atau mengalami kenaikan 3,03 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2016 yang tercatat sebesar 56,50 persen.
“Begitu pula, jika dibanding TPK December 2017, TPK hotel klasifikasi bintang pada Desember 2017 mengalami kenaikan sebesar 1,65 poin,” ujarnya.
Adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Desember 2017 tercatat sebanyak 1,72 hari, atau terjadi kenaikan 0,02 poin jika dibandingkan keadaan di bulan Desember tahun sebelumnya. (*)
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More