Analisis

Sepanjang 2017, BI Berantas 298 Kasus Uang Palsu

Jakarta – Bank Indonesia (BI) terus mengencangkan pengawasan terhadap peredaran uang palsu di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, BI juga telah berkerjasama dengan berbagai pihak salah satunya dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menangani persoalan uang palsu tersebut.

Dari sinergitas antar lembaga yang terjalin tersebut, BI mencatatkan data peredaran uang palsu telah menurun sepanjang tahun 2017 kemarin. Berdasarkan data November 2017, rasio uang palsu menurun menjadi delapam lembar per 1 juta uang yang diedarkan (UYD) dibandingkan tahun sebelumnya 13 lembar per 1 juta UYD.

“Aspek penting dari distribusi uang adalah kredibilitas dari gangguan uang palsu melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum. Saat ini mabes porli sudah menangkap bukan hanya pengedar namun pemodalnya,” ungkap Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi di Komplek BI Jakarta, Jumat 5 Januari 2018.

Dirinya menjelaskan, sepanjang tahun 2017 tercatat telah terjadi pengungkapan kasus uang palsu 298 kasus dengan total barang bukti 2.815 lembar pecahan Rp 100 ribu dan 2.692 lembar pecahan Rp 50 ribu.

Dirinya juga optimis, adanya tahun politik pada 2018 ini tidak akan membuat kasus uang palsu semakin meningkat. Hal tersebut tercermin dari beberapa tahun politik sebelumnya.

“Dari data-data sebelumnya, mulai tahun 2004, 2009, sampai dengan 2014, biasa saja mengenai uang palsu meski permintaan uang juga turut meningkat,” tambah Suhaedi.

Tak hanya itu, BI juga terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat. Tercatat sepanjang 2017 kemarin, BI telah melakukan edukasi kepada masyarakat melalui 329 kegiatan dengan total peserta sebanyak 90.488 orang. Ke depan, pihaknya juga akan terus melakukan edukasi guna pemahaman masyarakat terhadap uang Rupiah semakin bertambah.(*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

10 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

11 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

11 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

11 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

14 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

17 hours ago