Papan Kurs; Rupiah kembali tertekan. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Meski indeks Dolar AS terhadap sejumlah mata uang Asia bergerak melemah, namun kursnya terhadap Rupiah terlihat menguat. Dari pantauan data di Bank Indonesia (BI), laju Rupiah masih menunjukan pelemahan seiring dengan penguatan tajam di pekan sebelumnya.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2015. “Tampaknya dorongan positif mulai berkurang, sehingga laju Dolar AS terhadap Rupiah terlihat menguat,” ujarnya.
Menurutnya, adanya rilis kenaikan National Association of Homebuilders (NAHB) housing market index AS sebelumnya yang dibarengi dengan pelemahan laju harga minyak mentah dunia seiring ekspektasi meningkatnya suplai, telah memberikan semangat bagi laju USD untuk dapat menguat dan Rupiah pun terkena imbasnya.
“Sebelumnya juga kami sampaikan, meski pelemahan mulai terbatas namun, pelaku pasar kembali dimungkinkan akan melepas Rupiah dan kembali beralih ke USD seiring kurang baiknya data-data di Asia khususnya Tiongkok,” tukas Reza.
Pelemahan laju Rupiah masih dimungkinkan seiring masih berlanjutnya pelemahan pada harga minyak mentah dan sejumlah komoditas, sehingga memberikan kesempatan bagi USD untuk bergerak naik. “Laju Rupiah di bawah target support RP13.580. Rp13.650-Rp13.625 (kurs tengah BI),” tutup Reza. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More
Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More
Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More
Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS naik pada Jumat, 27 Februari 2026, dibandingkan… Read More
Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More