Ilustrasi: Remitansi rupiah/istimewa
Jakarta– Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (6/9) diprediksi akan menguat pada kisaran Rp14.100/US$ seiring dengan semakin terangnya jalan perundingan perang dagang antara AS dan Tiongkok.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra ketika dihubungi oleh Infobank di Jakarta, Jumat, 6 September 2019. Menurutnya, kekhawatiran terhadap perang dagang kembali mereda.
“Semalam kementerian perdagangan Tiongkok melaporkan perkembangan positif terkait negosiasi dagangnya dengan AS. Keduanya akan bertemu di pertengahan September untuk membahas rencana negosiasi di awal Oktober,” jelas Ariston.
Tak hanya itu, harga emas terkoreksi ke kisaran US$1506 pada malam kemarin juga membuat sentimen positif ke nilai tukar setelah sebelumnya bertahan di atas kisaran US$1534 per troy ons.
Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan hari ini, (6/9) Kurs Rupiah berada di level Rp14.135/US$ posisi tersebut menguat dibandingkan penutupan perdagangan kemarin (5/9) yang masih berada di level Rp14.155/US$.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (6/9) kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.140/US$ menguat dari posisi Rp14.153/US$ pada perdagangan kemarin (5/9). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More