Market Update

Sentimen Pasar Cenderung Negatif, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif

Jakarta – Indeks harga saham gabungan pada perdagangan kemarin (7/3) ditutup terkoreksi ke zona merah sebesar 40,24 poin atau 0,59% ke level 6.766.

Berdasarkan hal itu, Surya Fajar (SF) Sekuritas melihat IHSG secara teknikal, tertahan pada level support dan memenuhi target penurunan Rising Wedge. Sehingga, IHSG berpotensi bergerak variatif pada perdagangan hari ini (8/3) pada level support 6.755 dan 6.700, serta resistance di level 6.830.

“Sentimen cenderung negatif hari ini. Tekanan datang pasca pidato pemimpin the Fed, Jerome Powell, ia mengindikasikan bahwa the Fed berpotensi untuk menaikkan suku bunga acuan lebih cepat dan lebih tinggi dari yang diantisipasi sebelumnya,” tulis tim riset SF Sekuritas dikutip 8 Maret 2023.

Lebih lanjut, pidato tersebut juga akan mengkonfirmasi beberapa pernyataan dari pejabat The Fed dan di sisi lain pasar akan mencerna data indeks keyakinan konsumen Indonesia.

Dari sisi global bursa Amerika bergerak turun pada perdagangan kemarin. Pasar merespon negatif pidato dari pemimpin the Fed Jerome Powell yang mengingatkan potensi bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga acuan lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.

Bursa Eropa bergerak turun pada perdagangan kemarin, dimana pasar juga merespon pidato dari pemimpin the Fed Jerome Powell. Sementara itu bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan kemarin dan masih menantikan agenda pidato dari pemimpin the Fed.

Adapun, IHSG berakhir melemah pada perdagangan kemarin, didukung pelemahan ASII 2,1% dan UNVR melemah 2,2% menjadi faktor pemberat pergerakan IHSG.

Sementara saham-saham Big cap Banks mampu bertahan menguat di zona hijau ditengah pelemahan sejumlah sectoral serta menopang pelemahan yang terjadi dengan BBRI menguat 1,0%, BBNI menguat 1,1%, BBCA menguat 0,3% dan BMRI menguat 0,5%. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pengaruh Perang Iran terhadap Politik Pemilihan Legislatif Sela AS

Oleh Mahendra Siregar, Pengamat Geopolitik SEPANJANG sejarah 100 tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak pernah… Read More

2 mins ago

Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More

42 mins ago

Renovasi Atap Panti Asuhan di Serang, Tugure Tegaskan Komitmen CSR Berkelanjutan

Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More

1 hour ago

LPEM UI Sarankan BI Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More

1 hour ago

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 T ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 T

Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More

2 hours ago

BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More

2 hours ago