Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis, 21 Agustus 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.278 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah tipis 0,02 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.272 per dolar AS.
Presiden Komisaris HFX Internasional Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, rupiah diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan potensi melemah, akibat sentimen global yang masih menekan.
Baca juga: Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah, Sentuh Level Rp16.302 per Dolar AS
Sutopo menjelaskan, risalah rapat The Fed dan pernyataan dari pejabat The Fed akan menjadi fokus utama. Jika terdapat sinyal bahwa The Fed akan menunda pelonggaran kebijakan moneter, dolar AS bisa menguat tajam.
“Pasar akan terus mencerna keputusan suku bunga BI. Jika ada kekhawatiran bahwa penurunan suku bunga yang terlalu agresif dapat memicu inflasi atau ketidakstabilan, rupiah bisa terus melemah,” kata Sutopo, Kamis, 21 Agustus 2025.
Baca juga: BI Pede Rupiah Bakal Terus Menguat, Ini Faktor Pendorongnya
Menurutnya, berdasarkan kondisi saat ini dan sentimen yang ada, rupiah diproyeksikan akan bergerak dalam kisaran Rp16.250 hingga Rp16.350 per dolar AS.
“Namun, kisaran ini dapat berubah dengan cepat tergantung pada rilis data ekonomi AS dan perkembangan pernyataan dari bank sentral,” tandasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More
Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More