Wakil Kepala BPS Sonny Harry B. Harmadi bersama Komisi X DPR RI saat melakukan kunjungan kerja di BPS Sulawesi Tenggara, Rabu (1/4/2026). (Foto: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)
Poin Penting:
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengerahkan 116 ribu petugas lapangan guna menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar pada Mei hingga Agustus 2026 di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pendataan ekonomi nasional berjalan akurat dan komprehensif.
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry B. Harmadi, menyatakan bahwa jumlah petugas yang besar menjadi kunci dalam memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi ekonomi nasional melalui Sensus Ekonomi 2026.
“Kami melibatkan sekitar 116 ribu petugas di lapangan. Jumlah ini sangat penting bagi pembangunan Indonesia ke depan karena dari sana kita bisa mendapatkan gambaran lengkap tentang kondisi ekonomi, sektor apa yang mendominasi, hingga sebaran tenaga kerja,” kata Sonny Harry saat kunjungan kerja bersama Komisi X DPR RI di BPS Sulawesi Tenggara, Rabu, 1 April 2026.
Baca juga: Inflasi Maret 2026 Capai 0,41 Persen, Harga Ikan dan Daging Ayam Jadi Pemicu
Menurut Sonny, Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis berbasis data. Hasil sensus akan mencerminkan kondisi terkini perekonomian nasional, sehingga dapat mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.
“Sensus tersebut nantinya menyasar berbagai skala aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga perusahaan besar,” ujarnya.
Dengan cakupan yang luas tersebut, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memetakan struktur ekonomi nasional secara menyeluruh, termasuk kontribusi sektor usaha dan distribusi tenaga kerja di berbagai daerah.
BPS juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan jujur saat proses pendataan berlangsung. Partisipasi ini dinilai krusial untuk menghasilkan data yang valid dan dapat dipercaya.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,44% Di Atas Ekspektasi dan Konsensus
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyatakan dukungannya terhadap kesiapan pelaksanaan sensus, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sistem pendataan.
“Semua aspek sedang dalam proses penyiapan. Kami dari Komisi X juga akan terus mendorong dan mendukung pemenuhan anggaran agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini berjalan optimal,” kata Kurniasih.
Ia menambahkan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam memetakan potensi ekonomi daerah sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional ke depan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More
Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More
Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More
Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More