Categories: News UpdatePerbankan

Semua Bank Bakal Digital di 2030

Bali- Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah meyakini semua bank akan menjadi bank digital kedepannya. Paling tidak, tahun 2030 semuanya sudah mulai digital.

Hal ini seiring tingginya tingkat persaingan bank yang tidak ingin kehilangan momentum, untuk berebut dana pihak ketiga di era teknoligi.

“Pada akhirnya semua bank adalah bank digital di 2030. Sekarang ini era baru, start baru,” ujar Piter dalam diskusi soal bank digital di Bali, Kamis, 28 Oktober 2021.

Seperti diketahui, berdasarkan data OJK, total ada 14 bank, baik yang tengah dalam proses go digital maupun yang sudah mengklaim sebagai bank digital.

Bank-bank tersebut antara lain Bank BCA Digital, PT BRI Agroniaga Tbk, PT Bank Neo Commerce Tbk, PT Bank Capital Tbk, PT Bank Harda Internasional Tbk, PT Bank QNB Indonesia Tbk, PT KEB HanaBank, Jenius dari Bank BTPN, Wokee dari Bank Bukopin, Digibank dari Bank DBS, TMRW Bank UOB, Jago dari Bank Jago, MotionBanking dari MNC Bank, dan Bank Aladin.

Menurut Piter, mengingat saat ini adalah permulaan atau “start” baru era bank digital di Tanah Air, tidak ada jaminan bahwa bank besar dapat memenangkan persaingan.

Oleh karena itu, lanjut Piter, meski saat ini bank-bank besar relatif sudah mapan namun mereka juga berupaya mempersiapkan diri menghadapi persaingan baru di era bank digital meski tidak langsung berhadapan dengan bank-bank digital yang telah bermunculan.

“Mereka tidak face to face, mereka bank-bank besar memiliki strategi sendiri. Ada yang bikin anak supaya dia bisa ikut “lomba lari”. Karena bank digital ini mengutamakan kecepatan. Bank besar sudah terlalu besar, mereka tidak bisa bergerak cepat,” ujar Piter.

Piter menambahkan, bank-bank yang lebih cepat membentuk dan memanfaatkan ekosistem digital akan menjadi bank yang bisa memenangi kompetisi yang kian ketat.

“Kalau kemarin bersaingnya bagaimana mereka mendapatkan ekosistem dulu dengan membuka kantor cabang, memperbanyak ATM, sekarang itu tidak jadi keunggulan, bahkan menjadi sebuah beban. Mereka yang memperluas jaringan ekosistem digital, mereka yang mempunyai ekosistem luas seperti Kakaobank di Korea, mereka yang memiliki keunggulan,” kata Piter.

Bank digital adalah bank yang memfasilitasi seluruh fungsi bank dalam layanan platform digital. Ada enam syarat sebagai bank digital antara lain memiliki model bisnis dengan penggunaan teknologi yang inovatif dan aman dalam melayani kebutuhan nasaba, memiliki kemampuan untuk mengelola model bisnis perbankan digital yang prudent dan berkesinambunga, dan memiliki manajemen risiko secara memadai.

Berikutnya, bank memenuhi aspek tata kelola termasuk pemenuhan direksi yang mempunyai kompetensi di bidang teknologi informasi dan kompetensi lain sesuai dengan ketentuan OJK mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak utama lembaga jasa keuangan, menjalankan perlindungan terhadap keamanan data nasabah, dan memberikan upaya yang kontributif terhadap pengembangan ekosistem keuangan digital dan/atau inklusi keuangan.

Ketentuan mengenai bank digital diatur dalam POJK No. 12 tahun 2021, Pasal 23 sampai dengan Pasal 31. OJK mendefinisikan bank digital sebagai Bank Berbadan Hukum Indonesia (BHI) yang menyediakan dan menjalankan kegiatan usaha yang utamanya melalui saluran elektronik tanpa kantor fisik selain kantor pusat (KP), atau dapat menggunakan kantor fisik yang terbatas. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Bukan Gaji, Ini 5 Faktor yang Bikin Pekerja Indonesia Paling Bahagia se-Asia Pasifik

Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More

26 mins ago

Gozco Capital Agresif Tambah Saham BBYB, Kepemilikan Jadi 10,53 Persen

Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More

55 mins ago

Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Prapenjualan Rp10,04 Triliun, Lampaui Target 2025

Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More

2 hours ago

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

2 hours ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

3 hours ago

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

4 hours ago