Pergerakan pasar modal/istimewa
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menyempurnakan tren penguatan sepekan dengan kembali parkir di zona hijau pada akhir perdagangan pekan ini.
Menutup perdagangan Jumat (21/10/2022), indeks sukses menguat 37,11 poin (0,53 persen) menuju level 7.017.
Dengan penguatan ini, maka sepanjang perdagangan pekan ini, yaitu rentang periode 17 hingga 21 Oktober 2022, indeks mengalami surplus 2,98 persen, sekaligus sukses mengamankan level psikologis 7.000-an.
Sepanjang perdagangan akhir pekan, sebanyak 298 saham berhasil menguat, 237 saham masih melemah dan 168 saham berjalan stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp13,5 triliun dari 21,1 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 menguat 0,67 persen menuju 1.000,357, indeks JII merosot 0,32 persen ke 613,143, dan indeks IDX30 naik 0,66 persen di 526,573.
Mayoritas indeks sektoral berhasil menguat, seperti energi yang tumbuh 0,16 persen, industri 0,47 persen, siklikal 0,85 persen, kesehatan 0,49 persen, keuangan 1,53 persen, infrastruktur 1,32 persen, dan transportasi 0,69 persen.
Sementara sektor yang melemah ada bahan baku yang merosot 0,89 persen, non siklikal 0,57 persen, properti 0,51 persen, dan teknologi 0,99 persen.
Deretan saham yang masuk dalam jajaran top gainers, diantaranya, adalah PT Property Indonesia Tbk (DFAM), PT Paninvest Tbk (PNIN) dan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA). Sedangkan saham-saham yang masuk kategori top losers, antara lain, PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE).
Tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (*) TAF
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More