Market Update

Sempat Terkoreksi, IHSG Ditutup Menguat 0,51%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat ke zona hijau sebesar 23,32 poin atau menguat 0,51% ke level 6864,81 dari dibuka terkoreksi di level 6829,97 pada pembukaan perdagangan hari ini (26/1).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 228 saham terkoreksi, 299 saham menguat, dan 187 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 20,58 miliar saham diperdagangkan dengan 1,21 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,85 triliun.

Kemudian, indeks-indeks juga terlihat ikut menguat, seperti IDX30 menguat 0,99% menjadi 491,31, LQ45 menguat 1,00% menjadi 941,64, SRI-KEHATI menguat 1,36% menjadi 416,95. Sedangkan, JII melemah 0,27% menjadi 584,34.

Kemudian, terlihat beberapa sektor yang mengalami penguatan, diantaranya, sektor transportasi menguat 3,72%, sektor keuangan menguat 1,58%, sektor siklikal menguat 1,00%, sektor non-siklikal menguat 0,87%, sektor infrastruktur menguat 0,65%, sektor bahan baku menguat 0,46%, sektor teknologi menguat 0,22%, dan sektor property menguat 0,03%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor energi melemah 1,89%, sektor kesehatan melemah 0,79%, dan sektor industrial melemah 0,64%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), dan PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT). Sedangkan saham top losers adalah PT Cashlez Worlwide Indonesia Tbk (CASH), PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS), dan PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT MNC Land Tbk (KPIG), dan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri, PGE Jaga Pasokan Listrik Nasional Tetap Stabil

Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More

5 hours ago

Tugu Insurance Siaga 24 Jam, Dukung Perjalanan Mudik Aman dan Nyaman

Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More

11 hours ago

Bank Sentral Global Menghadapi Ekspektasi yang Lebih Tinggi: Ke Mana Arah BI-Rate?

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More

12 hours ago

Jangan Asal Berangkat, Ini 6 Tip Mudik Lebaran agar Aman dan Nyaman

Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More

13 hours ago

Transaksi ZISWAF BSI Tembus Rp30 Miliar di Ramadhan 2026, Naik 2 Kali Lipat

Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More

15 hours ago

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

15 hours ago