Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (3/10) ditutup pada zona merah ke level 7.523,10 atau merosot 0,53 persen, setelah sempat dibuka hijau pada level 7.563,26.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 11,85 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 728 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,12 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 285 saham terkoreksi, sebanyak 267 saham menguat dan sebanyak 235 saham tetap tidak berubah.
Lalu, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi melemah 1,07 persen, sektor kesehatan turun 0,82 persen, sektor keuangan merosot 0,51 persen, sektor energi turun 0,36 persen, dan sektor industrial melemah 0,33 persen.
Baca juga: BEI: Jumlah Investor Saham Tembus 6 Juta SDI
Kemudian, sektor non-siklikal turun 0,19 persen, sektor transportasi melemah 0,11 persen, sektor bahan baku merosot 0,04 persen, dan sektor siklikal turun 0,02 persen.
Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, dengan sektor properti meningkat 0,24 persen dan sektor infrastruktur menguat 0,05 persen.
Baca juga: Harga Saham TUGU Kembali Naik ke Posisi Rp1.225
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak variatif, di mana Hang Seng Index Hong Kong turun 1,59 persen dan Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 0,38 persen.
Sementara, Nikkei 225 Index Tokyo naik 2,00 persen, Straits Times Index Singapore naik tipis 0,03 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai masih tutup. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More
Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More
Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More
Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More
Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More
Poin Penting Penundaan 105.000 mobil dinilai melindungi industri otomotif nasional dari dampak negatif impor CBU.… Read More