Market Update

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis 0,04%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup ke zona merah pada level 6661,87 atau terkoreksi tipis 0,04% dari dibuka pada level 6664,66 pada pembukaan perdagangan hari ini (27/6).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 270 saham terkoreksi, 260 saham menguat, dan 215 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,52 miliar saham diperdagangkan dengan 994 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,06 triliun.

Kemudian, beberapa indeks juga mengalami pelemahan, seperti IDX30 melemah 0,08% menjadi 491,27, LQ45 melemah 0,04% menjadi 945,70, JII melemah 0,23% menjadi 542,46. Sedangkan SRI-KEHATI menguat 0,31% menjadi 438,73.

Lalu, hanya beberapa sektor yang mengalami pelemahan sektor tersebut diantaranya, sektor energi melemah 1,55%, sektor teknologi melemah 0,71%, sektor industrial melemah 0,30%, sektor bahan baku melemah 0,11%, dan sektor infrastruktur melemah 0,02%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukkan penguatan, sektor tersebut di antaranya, sektor keuangan menguat 1,14%, sektor transportasi dan sektor siklikal menguat 0,56%, sektor non-siklikal menguat 0,29%, sektor properti menguat 0,12%, dan sektor kesehatan menguat 0,03%.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT), dan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA). Sedangkan saham top losers adalah PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

6 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

9 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

17 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

18 hours ago