Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (21/11) ditutup anjlok ke level 7.140,91 atau melemah 0,55 persen dari dibuka pada level 7.180,26.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 316 saham terkoreksi, 231 saham menguat, dan 244 tetap tidak berubah. Sebanyak 17,00 miliar saham diperdagangkan dengan 1,12 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp9,82 triliun.
Kemudian, indeks-indeks dalam negeri turut bergerak turun, dengan IDX30 melemah 1,06 persen menjadi 442,58, LQ45 melemah 1,02 persen menjadi 866,23, Sri-Kehati merosot 0,74 persen menjadi 387,29, dan JII melemah 0,24 persen menjadi 510,76.
Baca juga: Reksa Dana PNM Indeks Infobank15: Solusi Investasi di Tengah Momentum Penurunan Suku Bunga
Sementara itu, sebagian besar sektor pun bergerak melemah, terlihat dari sektor non-siklikal turun 0,92 persen, sektor keuangan melemah 0,80 persen, sektor properti turun 0,77 persen, dan sektor transportasi melemah 0,71 persen.
Kemudian, sektor industrial merosot 0,69 persen, sektor siklikal melemah 0,22 persen, dan sektor bahan baku merosot 0,19 persen.
Sementara, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor infrastruktur naik 0,94 persen, sektor kesehatan menguat 0,41 persen, sektor teknologi meningkat 0,27 persen, dan sektor energi naik 0,25 persen.
Baca juga: Siap-siap! BCA Bakal Bagikan Dividen Interim Tunai Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), dan PT Victoria Investama Tbk (VICO).
Sedangkan saham top losers adalah PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI), PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS), dan PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More
Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More
Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More
Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More
Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More
Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More