Market Update

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Melemah 0,12 Persen

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (3/1) berbalik ditutup terkoreksi pada zona merah ke level 7.350,61 atau melemah 0,12 persen dari dibuka pada level 7360,03.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 294 saham terkoreksi, 237 saham menguat, dan 236 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,65 miliar saham diperdagangkan dengan 1,25 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,9 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah 0,10 persen menjadi 501,72, LQ45 melemah 0,24 persen menjadi 986,26, JII melemah 1,08 persen menjadi 541,06, dan Sri-Kehati melemah sebesar 0,16 persen menjadi 441,44.

Baca juga: Ini 3 Catatan Penting Wapres Ma’ruf Amin untuk Pasar Modal Indonesia

Lalu, mayoritas sektor pun mengalami pelemahan, diantaranya adalah sektor kesehatan melemah 0,78 persen, sektor non-siklikal melemah 0,64 persen, sektor industrial melemah 0,60 persen, sektor infrastruktur melemah 0,54 persen.

Serta, sektor teknologi melemah 0,40 persen, sektor bahan baku melemah 0,38 persen, dan sektor transportasi melemah 0,24 persen.

Sementara itu, sektor lainnya mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor keuangan menguat 0,87 persen, sektor properti menguat 0,45 persen, sektor energi menguat 0,43 persen, dan sektor siklikal menguat 0,22 persen.

Baca juga: OJK Targetkan Penghimpunan Dana di Pasar Modal 2024 Tembus Rp200 Triliun

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Inter-Delta Tbk (INTD), PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE), dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART). Sedangkan saham top losers adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), dan PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago