Market Update

Sempat melemah, IHSG Sukses Bangkit ke Zona Hijau

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan hari ini, Selasa (13/12/2022), dengan pelemahan sebesar 0,26 persen menuju 6.716,86.

Namun demikian, tepat pukul 09:01 WIB, indeks berhasil bangkit dan rebound 8,56 poin (0,13 persen) menuju 6.743,01. Sebanyak 190 saham berhasil menguat, 73 saham melemah, dan 236 lainnya masih jalan di tempat.

Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp675,39 miliar dari 5,63 miliar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 sukses menguat 0,03 persen menuju 938,99 indeks JII juga tumbuh 0,05 persen di 593,91, sedangkan indeks IDX30 masih turun 0,06 persen ke 489,57.

Sektor saham yang berhasil menguat yaitu sektor siklikal 0,21 persen, keuangan 0,28 persen, infrastruktur 0,43 persen, industri 0,27 persen, dan nonsiklikal sebesar 0,14 persen.

Selain itu ada lagi sektor properti yang surplus 0,07 persen, transportasi 0,28 persen, energi 0,32 persen, dan bahan baku 0,46 persen. Sementara sektor yang melemah adalah kesehatan 0,09 persen, dan teknologi 0,33 persen.

Saham-saham yang masuk dalam kategori top gainers adalah PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP), PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Meta Epsi Tbk (MTPS).

Sedangkan deretan saham top losers diisi oleh PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) dan PT Grand House Mulia Tbk (HOMI).

Tiga saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Meta Epsi Tbk (MTPS), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sementara tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Meta Epsi Tbk (MTPS), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). (*) TAF

Apriyani

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

31 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago