Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 17 Januari 2025, ditutup meningkat ke level 7.139,10 atau naik 0,44 persen dari dibuka pada level 7.107,52.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 8,84 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 810 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,29 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 340 saham terkoreksi, sebanyak 222 saham menguat dan sebanyak 234 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: 154 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat Terbatas ke Level 7.110
Lalu mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor properti naik 1,72 persen, sektor energi meningkat 0,60 persen, sektor siklikal menguat 0,52 persen, sektor non-siklikal naik 0,39 persen.
Serta sektor infrastruktur menguat 0,19 persen, sektor teknologi meningkat 0,18 persen, dan sektor bahan baku naik 0,03 persen.
Sementara, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor kesehatan merosot 1,16 persen, sektor transportasi turun 0,52 persen, sektor keuangan melemah 0,31 persen, dan sektor industrial merosot 0,19 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Berikut
Adapun indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif dengan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,29 persen dan Hang Seng Index Hong Kong meningkat 0,04 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,56 persen, (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More