Market Update

Sempat Melemah, IHSG Ditutup di Zona Hijau ke Level 7.377

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (25/3) berhasil ditutup pada zona hijau ke level 7.377,76 atau menguat 0,38 persen dari dibuka melemah pada level 7.350,15.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 334 saham terkoreksi pada penutupan perdagangan IHSG sore ini. Selanjutnya, 247 saham menguat, dan 193 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 15,28 miliar saham diperdagangkan dengan 988 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,33 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 0,53 persen menjadi 509,78, LQ45 menguat 0,52 persen menjadi 1.001,91, SRI-KEHATI menguat 0,41 persen menjadi 456,92, dan JII menguat 0,28 persen menjadi 530,46.

Baca juga: Mulai Hari Ini, BEI Implementasikan Papan Pemantauan Khusus Tahap II

Meski begitu, hampir seluruh sektor malah mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi melemah 0,62 persen, sektor teknologi melemah 0,57 persen, sektor infrastruktur melemah 0,47 persen, sektor industrial melemah 0,40 persen, sektor energi melemah 0,37 persen, sektor siklikal melemah 0,36 persen, dan sektor properti melemah 0,18 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, dengan sektor keuangan menguat 1,05 persen, sektor bahan baku menguat 0,94 persen, sektor non-siklikal menguat 0,51 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,18 persen.

Baca juga: Cek 11 Kriteria Saham yang Masuk Papan Pemantauan Khusus

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO).

Sedangkan saham top losers adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), dan PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Panin Financial Tbk (PNLF). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

6 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

6 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

8 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

8 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

8 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

9 hours ago