Satu Distrik Meikarta Diserahterimakan Awal 2019
Jakarta – Menindaklanjuti kasus dugaan suap perizinan yang menjerat mega proyek apartemen Meikarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku akan kembali memanggil pihak Manajemen Lippo Group pada akhir Oktober ini.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melayangkan dua kali pemanggilan pada Manajemen Lippo Grup untuk memberikan penjelasan terkait kasus tersebut, namun pihak Lippo beralasan masih terdapat urusan internal yang harus dibenahi.
“Mereka mengatakan sedang dalam proses investigasi internal, itu kan tidak sebentar. Tapi bisa dipastikan kami akan panggil lagi,” kata Nyoman di Kantor BEI Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018.
Walau sempat mangkir, namun Nyoman menyebut pihak Lippo masih sangat kooperatif dengan selalu memberikan informasi terbaru terkait kondisi perusahaan melalui fasilitas keterbukaan informasi di laman resmi BEI.
“Mereka sedang mencari tahu (permasalahan) dengan investigasi internal. Kita pun berikan waktu yang memadai,” kata Nyoman.
Nyoman menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan investigasi internal tersebut. Maka untuk menghargai proses investigasi emiten tersebut, BEI belum memberikan batas terakhir pembanggilan manajemen Lippo Group.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut proyek apartemen Meikarta yang dibangun grup raksasa properti Lippo, karena diduga menyuap pemerintah daerah Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan izin pembangunan. KPK telah menetapkan sejumlah tersangka termasuk Direktur Operasional Grup Lippo Billy Sindoro dan juga Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. (*)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More