Categories: Snapshot

Seminar Bencana Asap,Antara Fata dan Fatamorgana –

Seminar Bencana Asap,Antara Fakta dan Fatamorgana –

Sekertaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Jakarta, Yan Partawidjaja (kanan) bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia, Purwadi (kiri), Ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri (kedua kiri) dan Expertis Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Ricky Avenzora (kedua kanan) berbincang di sela-sela acara Seminar Nasional “Bencana Asap, Antara Fakta dan Fatamorgana: Penghancuran Ekonomi Indonesia?” di Jakarta, Kamis 5 November 2015. Bencana kabut asap mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung di Indonesia sejak Juni lalu, menimbulkan kerugian luar biasa dari sisi ekonomi, penghasil devisa seperti pulp dan kertas serta perkebunan kelapa sawit langsung terkena dampaknya.

Paulus Yoga

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Naik Hampir 1 Persen ke Posisi 9.032

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More

1 hour ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

2 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

3 hours ago

Permata Bank Pede Kredit Konsumer Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More

3 hours ago

OTT Pegawai Pajak oleh KPK Dinilai Jadi Titik Balik Perkuat Kepercayaan Publik

Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More

4 hours ago