Jakarta–MarkPlus, Inc. bersama dengan Philip Kotler Center kembali menggelar event marketing bertajuk The 2nd ASEAN Marketing Summit (AMS) 2016 dengan tema “Marketing Ideas Worth Spreading: ASEAN and Beyond”.
AMS 2016 merupakan seminar akbar yang membahas isu terhangat seputar dunia marketing dan bisnis. Selama kurang lebih 8 jam para marketing enthusiast juga diberikan berbagai macam pengetahuan, strategi dan inovasi dari pada akademisi dan praktisi marketing lokal maupun internasional.
Acara ini juga merupakan sarana yang baik bagi para profesional untuk membangun networking karena dihadiri oleh lebih dari 700 audience yang terdiri dari kalangan manager, CEO, para pemilik perusahaan, entrepreneur, dan komunitas atau asosiasi bisnis dari berbagai negara.
Founder & Chairman MarkPlus, Hermawan Kartajaya mengatakan, bahwa acara ini akan diadakan terus-menerus selaras dengan masuknya era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
“Acara ini diharapkan dapat memicu Indonesia untuk bisa meningkatkan kontribusinya, terlebih lagi Indonesia itu merupakan negara terbesar di ASEAN,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 16 September 2016.
Dalam AMS kali ini turut menghadirkan para pakar marketing sebagai pembicara, di antaranya adalah Moran Cerf, Neuroscience Marketing Expert Kellogg School of Management, AS. Pun ada juga Cheryl Goh, VP of Marketing Grab Malaysia; Liam Chee Siong, Chief Marketing Officer Huawei China; Pham Dinh Nguyen, President & CEO of PhinDeli Coffee Vietnam. (*)
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More