Jakarta – Seluruh indeks reksa dana mencatatkan kinerja positif selama semester pertama tahun 2017.
Mengutip data Infovesta, Senin, 3 Juli 2017, kinerja terbaik dicatatkan oleh indeks reksa dana saham yang menguat 5.85%. Disusul oleh indeks reksa dana pendapatan
tetap dan indeks reksa dana campuran yang tak terpaut jauh yaitu sebesar 5.69% dan 5.62%.
Sementara indeks reksa pasar uang yang berada di posisi terakhir, naik 2.26% sejak awal tahun.
Menguatnya indeks reksa dana tak terlepas dari kinerja underlying asset-nya yang juga positif. Selama periode
tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 10.06%.
Sementara Infovesta Government Bond Index dan Infovesta Corporate Index naik sebesar 6.07% dan 3.90%.
Dibandingkan dengan indeks acuannya, tampak hanya indeks reksa dana pendapatan tetap yang mampu berkinerja lebih unggul.
Porsi penempatan portofolio
yang lebih besar pada obligasi pemerintah diduga menjadi penopang lebih unggulnya kinerja indeks reksa dana tersebut.
Pada pekan ini sendiri, seluruh indeks reksa dana ditutup menguat. Pada pekan lalu, kenaikan mingguan tertinggi dicatatkan oleh indeks reksa dana saham yang menguat 1.60%, diikuti oleh indeks reksa dana campuran yang menguat 0.71%.
Kenaikan kedua indeks reksa dana itu ditopang oleh bursa saham yang juga menguat selama seminggu terakhir.
Sedangkan indeks reksa dana pendapatan tetap tercatat hampir tidak mengalami perubahan dari posisi akhir pekan sebelumnya akibat pasar obligasi yang hanya menguat tipis selama sepekan. (*)
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More