Jakarta–Emiten pelat merah di sektor semen, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp3 triliun. Penerbitan itu merupakan lanjutan dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar Rp8 triliun di semester I-2017.
“Kami akan segera melakukan registrasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bulan ini. Proceed kami harapkan di semester I-2017,” ungkap Direktur Keuangan Semen Indonesia, Darmawan Junaidi, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2016 Semen Indonesia di Hotel J.W. Marriot, Kuningan, Jakarta, Jumat, 31 Maret 2017.
Darmawan mengatakan, perseroan sendiri sebetulnya sudah lama tidak menerbitkan obligasi. Karena perseroan sebelumnya meraih sumber pendanaan dari pinjaman perbankan. Maka dari itu, penerbitan obligasi merupakan salah satu strategi untuk mendiversifikasi sumber pendanaan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More