Ekonomi dan Bisnis

Semen Indonesia Siap Beli Hasil Tambang Rakyat

Jakarta–PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berniat membeli bahan baku semen dari hasil tambang rakyat, jika izin lingkungan terkait penambangan di lokasi pabrik Rembang tidak dapat diraih perseroan.
Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto menjelaskan, lokasi pertambangan di Rembang sudah ada sejak 1996 dengan luas area mencapai ribuan hektar dan melibatkan ribuan pekerja yang merupakan penduduk setempat.
“Maka kalau Semen Indonesia ‎tidak bisa menambang di sana, itu ada konsekuensi yang cukup besar, tidak hanya bagi kami tapi ada ribuan pekerja dan sekitar 14 perusahaan, itu harus dipikirkan juga, kalau hanya Semen Indonesia saja, itu tidak adil,” tutur Agung di Jakarta kemarin. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Bangkit 2,75 Persen setelah Libur Lebaran, Ini Pesan BEI ke Investor

Poin Penting IHSG naik 2,75% ke level 7.302 pada 25 Maret 2026, didorong respons pasar… Read More

2 hours ago

Resmi Dilantik, Ini Harapan Regulator dan Bankir untuk Pimpinan Baru OJK

Poin Penting Pelantikan pejabat baru OJK disambut positif oleh regulator dan pelaku industri keuangan. BI… Read More

3 hours ago

Purbaya Suntik Lagi Dana Rp100 Triliun ke Perbankan, Begini Kata OJK

Poin Penting OJK mendukung penempatan dana pemerintah Rp100 triliun karena membantu likuiditas perbankan dan menekan… Read More

3 hours ago

Puncak Mudik 2026: Konsumsi Pertamax Melonjak 11,8 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting Konsumsi Pertamax meningkat 11,8% pada H-1 Lebaran 2026 seiring lonjakan mobilitas mudik. BBM… Read More

4 hours ago

Purbaya Buka Suara soal Perpanjangan Batas Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Poin Penting Pemerintah berencana memperpanjang batas pelaporan SPT Tahunan WP orang pribadi hingga akhir April… Read More

6 hours ago

Jurus BPJS Ketenagakerjaan Kejar Target 63,3 Juta Peserta di 2026

Poin Penting Target 63,3 juta pekerja terlindungi pada 2026, dicapai melalui strategi 3C: Coverage, Care,… Read More

6 hours ago