Jakarta–Pemegang Saham PT Semen Indonesia Tbk menyepakati perombakan direksi dan komisaris perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar hari ini, Jumat, 13 Mei 2016.
“Hari ini kami menyepakati perombakan di jajaran manajemen baik Direksi maupun Komisaris,” kata Sekretaris
Perusahaan, Agung Wiharto usai menghadiri RUPS PT Semen Indonesia di JW Mariot, Jakarta.
Adapun di jajaran Direksi, nama yang ditempatkan untuk mengisi posisi Direktur Utama yakni Rizkan Chandra
menggantikan pejabat sebelumnya Suparni. Rizkan semula menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis.
Nama-nama baru lain pada susunan direksi diantaranya Darmawan Juniadi dan Budi Siswoyo. Serta memberhentikan dengan hormat Amat Pria Darma.
Berikut susunan baru manajemen PT Semen Indonesia:
Direksi Baru:
Direktur Utama Rizkan Chandra
Direktur Ahyanizaman
Direktur Gatot Kustyadji
Direktur Johan Samudra
Direktur Aunur Rosydi
Direktur Darmawan Junaidi
Direktur Budi Siswoyo
Direksi Lama:
Direktur Utama Suparni
Direktur Ahyanizaman
Direktur Engineering dan Proyek Aunur Rosyidi
Direktur Produksi dan Litbang Johan Samudra
Direktur Sumberdaya Manusia dan Hukum Gatot Kustyadji
Direktur Komersial Amat Pria Darma
Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis Rizkan Chandra
Komisaris Baru :
Komisaris Utama Mahendra Siregar
Komisaris Muchammad Zaidun
Komisaris Djamari Chaniago
Komisaris Marwanto Harjowiryono
Komisaris Hambar
Komisaris Wahyu Hidayat
Komisaris Sony Subrata
Komisaris Lama:
Komisaris Utama Mahendra Siregar
Komisaris Achmad Jaidie
Komisaris Marwanto Harjowiryono
Komisaris Wahyu Hidayat
Komisaris Sony Subrata
Komisaris Independen Hadi Waluyo
Komisaris Muchammad Zaidun. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More