Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memutuskan untuk berevolusi menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan dalam upaya memperkuat kompetisi di tingkat regional.
“Kami melakukan rebranding dan mengubah logo menjadi SIG memiliki makna mendalam yang memiliki nilai-nilai transformasi. Sebelumnya dari perusahaan persemenan menjadi penyedia building material,” kata Direktur Utama SMGR, Hendi Prio Santoso di Jakarta, Selasa, 11 Febuari 2020.
Dia mengatakan, penggantian logo SMGR merupakan bagian dari transformasi untuk memberikan solusi bahan bangunan yang inovatif, terbaru dan bernilai tambah. Hendi menyebutkan, inovasi tersebut untuk memperkuat daya saing SMGR di tingkat Asia Tenggara.
Lebih lanjut Hendi berharap, transformasi dan inovasi tersebut bisa menjadi pendorong pertumbuhan industri material bangunan yang tetap memperhatikan keberlanjutan. “Kami mampu menjadi pioner dalam industri building material yang memberdayakan stakeholder dalam menciptakan sustainable living,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin, saat ini BUMN harus cermat terhadap perubahan. “Perusahaan harus beradaptasi terhadap perubahan, karena dapat menyebabkan banyak bisnis yang mati, namun di satu sisi muncul bisnis yang baru,” ucap Budi.
Wamen BUMN berharap, produk SMGR bisa menjadi komponen utama untuk membangun perumahan rakyat, gedung dan bangunan monumental. (*)
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More