News Update

Semen Indonesia Bagi Deviden 40%

[Best_Wordpress_Gallery id=”865″ gal_title=”Semen Indonesia Bagi Deviden 40%”]

(Kiri-kanan) Direktur Enjiniring & Proyek Aunur Rosyidi, Direktur Pemasaran & Supply Chain Ahyanizzaman,Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Rizkan Chandra , Direktur Keuangan Darmawan Junaidi, Direktur Produksi & Strategi Bisnis Johan Samudra dan Direktur Pengembangan Usaha & Litbang Budi Siswoyo bertumpu tangan bersama usai Rapat umum pemegang saham tahunan, di Jakarta, Jumat 31 Maret 2017. RUPST Semen Indonesia antara lain menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2016 untuk dividen sebesar Rp. 1.81 Triliun atau 40% dari laba bersih sebesar Rp. 4,52 Triliun, atau setara dengan Rp. 304,92 per lembar saham.(Budi Urtadi)

Apriyani

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

3 mins ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

1 hour ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

2 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

2 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

3 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

3 hours ago