Categories: Nasional

Sembilan Daerah Raih Indeks Terbaik di ISNA 2015

Jakarta–Ajang Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2015 menyematkan predikat terbaik pada sembilan daerah di sembilan kategori.

Sembilan daerah itu adalah Kabupaten Bintan untuk kategori kabupaten kecil, Bantul untuk kabupaten sedang, Bogor untuk kabupaten besar. Sementara untuk kategori kota kecil terbaik pertama adalah Batu, terbaik pertama untuk kota sedang adalah Surakarta, dan terbaik pertama untuk kota besar adalah Surabaya. Sementara untuk peringkat pertama kategori provinsi kecil adalah Kepulauan Riau, kategori provinsi sedang peringkat pertamanya adalah Bali, dan peringkat pertama untuk provinsi besar adalah Jawa Barat.

Founder and Chairman Citiasia Inc Cahyana Ahmadjayadi mengatakan, ajang ISNA merupakan dorongan bagi pemerintah daerah agar terus berinovasi. Cara pengukuran indeks pun dilakukan dengan big data analitic dengan berbagai sumber data baik media online, media cetak, data Badan Pusat Statistik (BPS), Bappenas dan sebagainya.

“ISNA merupakan bentuk kami membantu Pemda untuk menuju daerah pintar selain juga memberi semangat agar daerah terus berinovasi,” kata dia saat membuka INSA 2015 di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2015.

Sementara Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman mengatakan pembangunan infrastruktur teknologi sangat penting selain pembangunan infrastruktur fisik lainnya.

“Kita setuju infrastruktur fisik, tapi jangan lupa bangun jalan tol Palapa ring, sudah dicanangkan, ini harus jadi perhatian bersama dalam konteks membangun infras, tentu harus juga membangun IT,” kata Irman. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

4 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

4 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

5 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

5 hours ago