News Update

Semakin Perkasa, Rupiah Ditutup pada Level 13.877/US$

Jakarta – Dalam penutupan pasar sore hari ini (5/6) nilai tukar rupiah ditutup menguat sebesar 217 point di level Rp13.877/US$ bila dibandingkan dengan penutupan kemarin (4/6).

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan roda bisnis di diberbagai belahan dunia sudah kembali berputar meski secara perlahan tentunya membuat perekonomian perlahan bisa bangkit dari kemerosotan, sehingga akan terhindar dari resesi panjang bahkan kemungkinan depresi yang ditakutkan pelaku pasar.

“Salah satu contohnya adalah AS yang merupakan negara ekonomi terbesar di dunia sdh kembali bangkit dari keterpurukan, salah satunya bisa terlihat dari pertama pergerakan warga yang berjalan kaki maupun berkendara yang didata dengan Apple Maps, menunjukkan kenaikan signifikan di bulan Mei dibandingkan Maret dan April,” kata Ibrahim kepada infobanknews di Jakarta, Jumat 5 Juni 2020.

Sedangkan di dalam negeri, Ibrahim menilai strategi bauran ekonomi yang sudah di terapkan Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) saat ini menambah gaya kuat tersendiri bagi terlaksananya roda perekonomian sehingga jalan menuju stabilitas sudah terlihat.

“Pemerintah sudah memberlakukan New normal di bulan Juni ini walaupun Pemrov DKI memutuskan melanjutkan PSBB meski dengan pelonggaran, atau yang disebut masa transisi. Keputusan ini akan menggeliatkan roda perekonomian di DKI Jakarta yang merupakan barometer ekonomi Indonesia dan ini akan menambah oftimisme pelaku pasar terhadap pasar dalam negeri,” jelasnya.

Disamping itu suku bunga obligasi yang tinggi juga akan menjadi magnet tersendiri bagi pelaku pasar sehingga wajar meskipun new normal diberlakukan arus modal asing yang masuk ke pasar dalam negeri begitu deras dan lagi-lagi yang dimenangkan mata uang garuda.

Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (5/6) kurs rupiah berada pada posisi 14.100 US$ terlihat menguat dari posisi 14.165/US$ pada perdagangan kemarin (4/6). (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

3 hours ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

3 hours ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

3 hours ago

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

5 hours ago

Laba BCA Digital Melonjak 98 Persen Jadi Rp213,4 Miliar di 2025

Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

6 hours ago