Jakarta – Di tengah pandemi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus berkomitmen untuk memajukan channel digitalnya demi memenuhi kebutuhan nasabah. Rico Usthavia Frans, selaku Direktur Information Technology Bank Mandiri menjelaskan 4 inovasi digital yang telah dilakukan Bank Mandiri.
“Di sepanjang 2020, Bank Mandiri melakukan berbagai inovasi digital. Kami melakukan inovasi seiring dengan pergeseran perilaku konsumen untuk lebih menggunakan channel digital,” ujar Rico di Jakarta.
Pertama, Rico menjelaskan bahwa perseroan terus mengembangkan Mandiri Online. Dengan menambah fitur, ia optimis Bank Mandiri dapat memenuhi kebutuhan transaksi digital para nasabah. Kedua adalah layanan buka rekening online bagi nasabah. Hingga Oktober 2020, sudah ada 250 ribu rekening yang dibuka secara online dan ada 3000 rekening baru yang dibuka setiap harinya.
Kemudian yang ketiga adalah aplikasi Mandiri Pintar yang dapat memproses kredit UMKM hanya dalam 15 menit. Keempat adalah Mandiri API Portal. Rico menjelaskan API atau Application Programming Interface akan mempermudah mitra bisnis dalam memanfaatkan layanan Bank Mandiri di platform digital lain.
Inovasi-inovasi digital ini diharapkan dapat semakin memudahkan nasabah dalam bertransaksi, sehingga dampaknya akan mendorong pertumbuhan channel digital Bank Mandiri. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Indonesia tumbuh 5,39% yoy, lebih tinggi dari kuartal III-2025… Read More