Selvi Ananda Dan Nurhaida Buka Workshop Membatik di Top 100 Outstanding Women Forum 2022

Selvi Ananda Dan Nurhaida Buka Workshop Membatik di Top 100 Outstanding Women Forum 2022

Selvi Ananda Dan Nurhaida Buka Workshop Membatik di Top 100 Outstanding Women Forum 2022
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Solo – SELVI Ananda selaku Ketua Penggerak PKK Solo dan Nurhaida sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK membuka acara workshop membatik bersama UMKM Batik Solo bersama para pemimpin wanita di sektor jasa keuangan yang hadir dalam Top100 Outstanding Women Forum 2022 yang diselenggarakan di Hotel Alila, Solo, 20 Mei 2022. Para tamu disambut oleh Evita Sumajouw, Komisaris Utama Infobank Media Group.

“Selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Selvi Ananda yang menyempatkan untuk berkumpul bersama ibu-ibu bankers,” ujar Evita.

Dalam keynote speech-nya, Nurhaida menyampaikan apresiasinya kepada sektor UMKM dan kaum perempuan yang telah memiliki andil yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. “Kontribusi UMKM yang sebesar Rp8.537 triliun atau 61,7% terhadap PDB, 60% investasi mengalir ke UMKM, dan 52% pelaku UMKM adalah kaum perempuan,” ucapnya.

Nurhaida menambahkan UMKM memiliki peluang untuk diterus dikembangkan, termasuk kaum perempuan untuk terlibat di dalamnya. “Ini adalah sesuatu yang kita bisa gerakan bersama-sama untuk meningkatkan perekonomian Indonesia,” jelasnya.

Sejumlah faktor yang menjadi hambatan bagi kaum perempuan pun perlu dicermati. Pertama, perbedaan gender di mana masih ada paradigma tentang posisi perempuan yang wajib mengurusi anak dan rumah tangga. “Terkadang ini menjadi barier, tapi ini sudah mulai berkurang, dengan sudah banyak kaum perempuan yang berkiprah  di bisnis hingga politik,” ungkap Nurhaida.

Kedua, kesempatan untuk mendapatkan training kewirausahaan masih terbatas. Ketiga, teknologi dan permodalan. “Dari sisi pengelolaan dana, kaum perempuan pelaku UMKM kita masih perlu ditingkatkan kemampuannya, sehingga mereka bisa  mendapatkan permodalan. Dan di sini, sektor jasa keuangan, sebagai intermediary bisa mendorong literasi keuangan untuk meningkatkan kemampuan mereka mengelola dana,” jelas Nurhaida. (*) KM

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]