Jakarta– Menjawab pertayaan Evliana anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan mengenai pengembangan bank daerah dan bank syariah, Heru Kristiyana mengungkapkan pentingnya pegawasan dan pengembangan sumber daya internal perbankan.
“Perkembangan bank syariah ke depan saya ingin berikan terobosan. Seharunya syariah ini menjadi pendorong ekonomi nasional. Pertama kelemahan sumber daya insani (SDI). Karena seluruh SDI di perbankan syariah asalanya dari perbankan konvensional.” jelas Heru di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Ia juga menilai sistem pengawasan yang masih tergabung membuat pengawasan kurang maksimal dan kurang menunjukan kinerja positifnya.
“OJK juga harus kelihatan departemen pengawasan dan pengaturan. Dan inikan masih digabung sehingga gak fokus.” ungkap Heru
Ia menambahkan, kelak bila terpilih ia akan membuka trobosan dengan memisahkan fokus pengawasan departemen pengawasan.
“Terobosan saya dengan segala risiko akan dipisahkan. supaya memeberikan sinyal ke pasar bahwa OJK serius. ” tutup Heru. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More