Nasional

Seleksi CPNS 2024 Dibuka Maret, Begini Tutorial Buat Akun SSCASN Online

Jakarta – Siap-siap. Pemerintah akan membuka rekrutmen atau seleksi calon aparatur sipil negara (CPNS) 2024 pada Maret. Tahun ini, ada 2,3 juta formasi yang akan dibuka, baik untuk CPNS maupun untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK).

Rinciannya, pemerintah membuka seleksi CPNS 2024 untuk 690.000 lowongan yang tersebar di instansi pusat dan daerah. Untuk seleksi ini, Jokowi mengajak para lulusan baru atau fresh graduate untuk ikut berpartisipasi atau mendaftar.

“Pemerintah memberikan kesempatan bagi para lulusan baru atau fresh graduate dengan membuka formasi CPNS 2024 sebanyak 690.000 orang, dengan rincian di instansi pusat 270 ribu dan di instansi daerah 483 ribu,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini.

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2024 Segera Dibuka, Ini Cara Daftar dan Berkas Persyaratannya

Formasi tersebut akan dialokasikan untuk guru dan dosen. Selain itu, ada juga untuk kebutuhan tenaga kesehatan hingga tenaga teknis.

Selain pendaftaran untuk seleksi CPNS 2024, pemerintah juga memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin mendaftar seleksi PPPK dengan total 1,6 juta formasi.

Cara Buat Akun CPNS 2024

Proses pendaftaran untuk CPNS dan PPPK 2024 yang rencananya akan dibuka Maret dipastikan dilakukan secara online dengan mengakses laman SSCASN BKN di sscasn.bkn.go.id.

Tahapan pendaftaran CPNS dan PPPK 2024 ini penting. Oleh karenanya, calon pelamar yang belum memiliki akun SSCASN , harus mempersiapkan diri dengan membuat akun terlebih dahulu.

Baca juga: Fresh Graduate Merapat! Jokowi Berikan ‘Karpet Merah’ Bagi Lulusan Baru Daftar CPNS 2024, Segini Jumlah Kuotanya

Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti dalam membuat akun SSCASN:

  • Akses laman sscasn.bkn.go.id.
  • Pilih menu “Buat Akun”, maka akan muncul tampilan “Langkah 1: Pengecekan Identitas”.
  • Kemudian, masukkan sesuai KTP data-data berikut: Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga, Nama Lengkap, Tempat Lahir, dan Tanggal Lahir
  • Ketikkan Nomor Handphone dan Email Pribadi yang aktif
  • Masukkan kode CAPTCHA
  • Selanjutnya, klik “Lanjutkan”
  • Setelah klik “Lanjutkan” akan muncul tampilan “Langkah 2: Lengkapi Data”
  • Untuk melengkapi data ini, masukkan e-mail, nama tanpa gelar (sesuai Ijazah), tempat lahir (sesuai KTP), Kab/Kota lahir (sesuai Ijazah), dan Tanggal lahir (sesuai Ijazah).
  • Pilih “Jenis Kelamin”
  • Unggah foto scan KTP
  • Unggah swafoto sesuai dengan ketentuan
  • Klik “Lanjutkan” dan akan muncul tampilan “Langkah 3: Pengecekan Ulang Data”
  • Pendaftar harus melakukan pengecekan ulang terhadap data-data yang sudah ada dan dimasukkan
  • Sebelum akhiri proses pendaftaran akun, pelamar akan ditanyakan kembali, apakah data yang diinput sudah sesuai atau belum
  • Jika sudah sesuai, cetak kartu informasi akun
  • Pilih menu “Cetak Informasi Pendaftaran”
  • Setelah mencetak Kartu Informasi Akun, lanjutkan dengan proses “Login Pendaftaran”. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

3 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

7 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

8 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

8 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

8 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago