Perbankan

Selangkah Lagi, Konversi Syariah Bank Riau Kepri Tinggal Tunggu Izin OJK

Jakarta – Peraturan daerah (Perda) konversi Bank Riau Kepri telah resmi disahkan oleh DPRD Provinsi Riau pada 19 Mei 2022. Dengan beleid ini, seluruh persiapan administrasi perubahan bisnis Bank Riau Kepri dari konvensional ke syariah telah selesai. Selanjutnya, Bank Riau Kepri akan mengajukan perizinan secara resmi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi begitu Perda kita serahkan ke Kemenkumham, hasilnya kita serahkan ke OJK sehingga OJK bisa mengeluarkan persetujuan. Jadi sesuai RBB kami, Insya Allah sudah deklarasi perubahan usaha bank paling lambat akhir Juni,” ungkap Pemimpin Divisi Perencanaan, sekaligus Ketua Project Manager Office (PMO) Konversi Bank Riau Kepri Indra Buana dalam penganugerahan Infobank Top BUMD Award 2022 di Solo 19 Mei 2022.

Dalam proses peralihan menjadi bank syariah yang dimulai sejak 2019 lalu, Bank Riau Kepri telah melakukan berbagai persiapan dari berbagai aspek seperti sumber daya manusia, hingga teknologi. Termasuk juga dari sisi bisnis.

“Lebih dari Rp8 triliun aset treasury kami mulai beralih ke syariah dan kami memanfaatkan kerja sama dengan perbankan syariah, kemudian pengelolaan surat-surat berharga sudah kita alihkan ke syariah,” ujarnya.

Indra mengungkapkan kinerja unit usaha syariah (UUS) Bank Riau Kepri tumbuh konsisten dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2021, UUS Bank Riau Kepri mengumpulkan laba Rp231 miliar atau naik 151% dari realisasi 2020 yang tercatat Rp92 miliar. Di samping itu, pertumbuhan yang luar biasa juga tercatat dari sisi aset. “Sejak 2020 UUS Bank Riau Kepri tumbuh di atas 50% per tahun. Hari ini asetnya sudah mencapai Rp9,5 triliun,” imbuhnya.

Selain itu, Bank Riau Kepri juga meraih penghargaan bergengsi sebagai salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) terbaik dalam Infobank Top BUMD Award 2022 untuk kategori KBMI 1 dengan aset Rp25 triliun ke atas. (*) Dicky F.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

35 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago