Jakarta – Anggoro Eko Cahyo resmi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan periode 2021-2026.
Dalam salinan surat yang diterima Infobanknews, Anggoro Eko Cahyo masuk sebagai jajaran direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2021-2026 dengan 6 nama lainnya.
Bankir handal jebolan BNI ini tercatat telah meniti karir cukup lama di bank berpelat merah tersebut dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Direktur Utama BNI pada 2020 lalu. Diketahui, Anggoro juga sempat menduduki jabatan Pemimpin Kantor Wilayah Jakarta Kota BNI (2010-2011), Pemimpin Wilayah Jakarta BSD BNI (Mei-Agustus 2011), Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan BNI (2011–2012), hingga Pemimpin Divisi Human Capital BNI (2012–2015).
Anggoro juga tercatat pernah menjabat sebagai Ketua (ASPI) Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia yang juga merupakan Lembaga Standar dalam Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Dia juga menjabat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) sebagai Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Advokasi.
Dengan begitu berikut susunan Direksi serta Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode 2021-2026:
Keanggotaan Direksi:
1. Sdr. Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama;
2. Sdr. Abdur Rahman Irsyadi sebagai Direktur;
3.. Sdr. Asep Rahmat Swandha sebagai Direktur;
4. Sdr. Edwin Michael Ridwan sebagai Direktur;
5. Sdr. Pramudya Iriawan Buntoro sebagai Direktur;
6 Sdr. Roswita Nilakurnia sebagai Direktur;
7. Sdr. Zainuddin sebagai Direktur,
Keanggotaan Dewan Pengawas:
1. Sdr. Muhammad Zuhri dari Unsur Pemerintah sebagai Ketua;
2. Sdr. Kushari Suprianto sebagai Anggota, dari Unsur Pemerintah
3. Sdr. H. Yayat Syariful Hidayat dari Unsur Pekerja
4. Sdr. Agung Nugroho dari Unsur Pekerja sebagai Anggota, -sebagai Anggota
5. Sdr. Subchan Gatot dari Unsur Pemberi Kerja sebagai Anggota,
6. Sdr. Muhamad Aditya Warman sebagai Anggota dari Unsur Pemberi Kerja
7. Sdr. Muhammad Iman Nuril
Hidayat Budi Pinuji sebagai Anggota dari Unsur Tokoh Masyarakat
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More