Keuangan

Sekuya Multiverse Bertekad Listing di Bursa Kripto Bitmart

Jakarta – Sekuya Multiverse, platform game online dan komunitas metaverse berbasis web3 dan blockchain bertekad listing di bursa kripto Bitmart. Masuk ke bursa kripto dengan lebih dari 9 juta pengguna tersebut menjadi bagian dari road map Sekuya membidik seluruh pasar Asia.

Bitmart menjadi salah satu pasar kripto terkemuka di dunia, dan memiliki kekuatan di Asia yang sejalan dengan target market Sekuya. Pasar kripto Bitmart memiliki lisensi di Korea Selatan, dan dapat mempermudah ekspansi pasar game web3 yang berbasis transaksi kripto dan blockchain.

“Listing di Bitmart adalah pencapaian besar bagi Sekuya. Kami sangat antusias dengan kesempatan ini karena listing kali ini membawa Sekuya lebih dekat ke komunitas kripto dunia. Kedepannya, kami berharap dapat memberikan kemudahan akses bagi seluruh stakeholder Sekuya melalui Bitmart,” terang Joshua Budiman, Co-founder & CEO Sekuya dalam keterangan resmi, Senin, 24 Juli 2023.

Baca juga: Masuk Listing Bursa Kripto Coinstore, Harga Token Sekuya Melesat hingga 2.300%

Sebelumnya, di tahun ini juga Sekuya sudah listing di Coinstore dengan mendaftarkan token resminya, yakni SKUY/USDT. Dalam waktu 17 jam setelah listing di Coinstore, harga token asli Sekuya mengalami kenaikan harga signifikan. Volume perdagangan 24 jam untuk SKUY melesat 2.300% di hari pertamanya. Nilainya mencapai US$53,6 juta. Ini menunjukkan kuatnya permintaan dan antusiasme pasar terhadap Sekuya.

“Pencapaian Sekuya di bursa Coinstore membuat kami percaya diri untuk terjun ke bursa kripto yang lebih luas melalui Bitmart. Sebagai metaverse yang digerakkan oleh komunitas, saat ini Sekuya telah berhasil menjalin kerja sama dengan 60 komunitas di 9 negara, dengan anggota komunitas yang mencapai lebih dari 700 ribu individu di seluruh dunia,” tambah Joshua.

Dengan listing di Bitmart, Sekuya berpeluang untuk berkembang lebih cepat dnegan menjangkau lebih banyak pengguna. Kontribusinya terhadap ekosistem kripto pun bisa lebih optimal.
Dengan 9 juta lebih pengguna di Bitmart, Sekuya dapat terhubung dengan komunitas yang beragam dan menyediakan platform yang dinamis untuk pengalaman gaming dan metaverse yang tidak terlupakan.

Baca juga: Ciptakan Ekosistem Perdagangan aset Kripto, Bappebti Resmikan Bursa Kripto Indonesia

Joshua mengatakan Sekuya berambisi menjadi proyek web3 asal Tanah Air yang dapat bersaing di kancah Internasional. Platform ini ditujukan bagi para gamers dan individu yang tertarik dengan dunia metaverse multi dunia bertema petualangan fantasi. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

12 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

15 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

20 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago